Ubur-ubur Tidak Punya Otak Makhluk Laut Misterius dan Tangguh
proclinicperditadipeso-ubur-ubur bisa berenang, berburu mangsa, menghindari predator, dan bahkan merespons lingkungan dengan cukup efektif. Bagaimana bisa? Mari kita bahas lebih dalam.
Sistem Saraf yang Sederhana
Ubur-ubur tidak punya otak pusat, jantung, atau tulang. Sebagai gantinya, mereka memiliki jaringan saraf (nerve net) yang tersebar merata di seluruh tubuhnya, terutama di bagian bell (payung) dan tentakel.
- Nerve net ini seperti jaring laba-laba yang terdiri dari sel-sel saraf sederhana.
- Fungsinya: Mendeteksi sentuhan, cahaya, bahan kimia di air, dan gravitasi.
- Saat ada stimulus (misalnya mangsa menyentuh tentakel), sinyal saraf menyebar cepat ke seluruh jaringan, memicu kontraksi otot untuk berenang atau menyengat.
Beberapa spesies ubur-ubur kotak (box jellyfish) punya sistem lebih maju: Mereka memiliki rhopalia (struktur seperti mata sederhana) yang bisa mendeteksi cahaya dan bahkan membentuk gambar kasar—meski tetap tanpa otak pusat!
Fakta Tambahan yang Menakjubkan
- Ubur-ubur telah ada sejak lebih dari 500 juta tahun lalu, bahkan sebelum dinosaurus—dan sistem sederhana
- Mereka juga tidak punya jantung atau paru-paru; oksigendiserap langsung melalui kulit tipisnya.
-
Beberapa ubur-ubur seperti Turritopsis dohrnii dikenal sebagai “ubur-ubur abadi” karena bisa kembali ke tahap polip saat stres, seperti “restart” siklus hidup.
bur-ubur membuktikan bahwa untuk bertahan hidup di lautan, tidak selalu butuh organ kompleks seperti otak. Mereka adalah contoh sempurna adaptasi evolusi yang minimalis tapi efisien.