Kentang Dari Tanaman yang Dianggap Beracun
proclinicperditadipeso-Kentang (Solanum tuberosum) kini menjadi salah satu makanan pokok terpenting di dunia, menduduki posisi keempat setelah padi, gandum, dan jagung,Mitos ini berakar pada keluarga tanaman nightshade (Solanaceae) yang memang mencakup beberapa spesies beracun
Asal-Usul Kentang di Pegunungan Andes
Suku Inca dan pendahulunya mengembangkan ribuan varietas kentang yang tahan terhadap iklim ekstrem, ketinggian tinggi, dan tanah kurang subur
Bagi masyarakat Andes, kentang bukan hanya makanan, tapi juga bagian dari budaya dan ritual.
Eropa pertama kali bertemu kentang melalui penakluk Spanyol pada 1530-an. Konkistador seperti Pedro Cieza de León mencatat kentang dalam ekspedisi mereka di Peru.
Mengapa Kentang Dianggap Beracun?
Di Eropa abad ke-16, makanan pokok adalah biji-bijian seperti gandum dan rye yang tumbuh di atas tanah.Ada mitos bahwa kentang menyebabkan kusta (leprosy), karena umbinya yang berkerut mirip kulit penderita kusta.
Proses Penerimaan dan Promosi di Eropa
Parmentier bertahan hidup dengan makan kentang dan menyadari nilai gizinya. Setelah bebas, ia berkampanye habis-habisan.
Trik terkenalnya: menanam kentang di lahan dekat Paris dan memasang penjaga bersenjata—membuat orang curiga itu berharga, lalu mencuri dan menanam sendiri saat penjaga “lengah”.
Parmentier mengundang Raja Louis XVI dan Ratu Marie Antoinette untuk makan malam berbahan kentang. Ratu bahkan memakai bunga kentang di rambutnya sebagai aksesoris mode.