Close

Musik Bisa Mengubah Rasa Makanan

Musik Bisa Mengubah Rasa Makanan
  • PublishedJanuari 14, 2026

proclinicperditadipeso=Pernahkah kamu mencoba makan cokelat sambil mendengarkan musik yang berbeda? Atau minum kopi hitam sambil memutar lagu-lagu upbeat?

Jika belum, coba sekarang. Kamu mungkin terkejut: rasa yang sama tiba-tiba terasa lebih manis, lebih pahit, atau bahkan lebih segar hanya karena soundtrack yang mengalun di telinga.

Ini bukan trik sulap atau imajinasi semata.
Ini adalah fakta ilmiah yang sudah diteliti selama lebih dari satu dekade: musik benar-benar bisa

Mengapa Musik Bisa “Mengubah” Rasa?

Rasa yang kita rasakan bukan hanya dari lidah.

Otak kita adalah mesin multisensori yang terus-menerus mengintegrasikan semua input ini untuk menciptakan pengalaman “rasa” yang utuh.

Ketika musik masuk, ia memengaruhi tiga hal utama:

  1. Crossmodal Correspondence

    Otak kita punya asosiasi bawaan antara suara dan rasa.

    • Suara tinggi (high-pitched) → terkait dengan manis (sweet) dan asam (sour)
    • Suara rendah (low-pitched) → terkait dengan pahit (bitter)
    • Suara staccato (putus-putus) → terkait dengan renyah/crunchy
    • Suara legato (mengalir halus) → terkait dengan creamy/lembut
    Asosiasi ini konsisten lintas budaya, bahkan pada anak kecil.
  2. Attention Capture

    Suara tertentu bisa “menarik perhatian” otak ke elemen rasa tertentu.
    Contoh: musik tinggi membuat kita lebih peka terhadap rasa manis dalam makanan yang kompleks.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *