Hutan Hujan Menghasilkan Sebagian Besar Oksigen Darat?
proclinicperditadipeso-Klaim ini terdengar dramatis, sering muncul di media sosial, kampanye lingkungan, dan bahkan pidato politik. Namun, menurut konsensus ilmiah terkini
Bahkan ada angka populer: 20% oksigen dunia berasal dari Amazon!
(Mitos Populer vs Fakta Ilmiah Terkini – 2026)
1. Mitos Asal-usul: Dari Mana Angka 20% Itu Muncul?
Angka “20% oksigen dari Amazon” sebenarnya berasal dari kesalahan interpretasi data ilmiah lama (sekitar 2010-an).
Studi menunjukkan bahwa hutan tropis (termasuk Amazon) menyumbang sekitar 34% dari total fotosintesis di daratan. Karena Amazon adalah hutan hujan tropis terbesar (sekitar setengah dari total luas hutan tropis), maka Amazon menyumbang kira-kira 15–20% fotosintesis daratan.
Masalahnya: orang salah mengartikan “20% fotosintesis daratan” menjadi “20% oksigen atmosfer”. Padahal keduanya sangat berbeda!
- Fotosintesis daratan hanya menyumbang sekitar 30–40% total fotosintesis global.
- Sisanya (60–70%) berasal dari lautan, terutama fitoplankton.
Jadi, 20% dari 30–40% fotosintesis daratan = hanya sekitar 6–9% dari total fotosintesis global untuk Amazon saja.
2. Produksi Oksigen Global: Lautan vs Daratan
Berikut estimasi terkini (berdasarkan berbagai studi dari NOAA, National Geographic, Oxford University, dan lainnya hingga 2025):
Yang paling krusial: net production (produksi bersih) oksigen yang benar-benar ditambahkan ke atmosfer.
- Di lautan: sebagian besar fitoplankton mati dan tenggelam ke dasar laut → karbon organik terkubur → oksigen tidak terpakai untuk dekomposisi → net positif signifikan selama jutaan tahun.
- Di daratan (termasuk hutan hujan): hampir semua oksigen yang diproduksi dikonsumsi kembali oleh respirasi tumbuhan sendiri (malam hari), hewan, serangga, dan terutama mikroba dekomposer yang mengurai daun, kayu mati, akar, dll.
Hasilnya? Net production oksigen dari hampir semua ekosistem daratan modern mendekati nol — termasuk hutan hujan Amazon.
3. Mengapa Hutan Hujan “Net Nol” Oksigen?
Bayangkan siklus harian di hutan hujan:
Pagi → Siang: Fotosintesis masif → pohon menghasilkan oksigen + glukosa
Malam → Pagi: Respirasi → pohon, hewan, dan mikroba menggunakan oksigen untuk membakar glukosa → menghasilkan CO₂ kembali
Malam → Pagi: Respirasi → pohon, hewan, dan mikroba menggunakan oksigen untuk membakar glukosa → menghasilkan CO₂ kembali