Close

Fenomena Alam Ekstrem

Fenomena Alam Ekstrem
  • PublishedJanuari 18, 2026

proclinicperditadipeso-Fenomena alam ekstrem bukan lagi hal langka yang hanya muncul dalam berita atau dokumenter.Pada tahun 2026, kejadian seperti gelombang panas mematikan, banjir bandang dahsyat, badai super intens, kekeringan berkepanjangan, dan kebakaran hutan fenomena alam ekstrem, mengapa kejadiannya semakin sering dan semakin parah, contoh-contoh nyata terkini (hingga awal 2026),

1.Fenomena Alam Ekstrem?

  • Suhu (gelombang panas/dingin ekstrem)
  • Curah hujan (banjir bandang atau kekeringan)
  • Kecepatan angin (siklon tropis, tornado, derecho)
  • Ketinggian gelombang laut (badai badai pantai)
  • Luas/kebakaran hutan (wildfire)
Menurut IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) AR6 dan update 2025–2026, hampir semua jenis ekstrem cuaca

2. Mengapa Semakin Ekstrem? (Faktor Utama 2026)

Pemanasan global ±1,3–1,4°C di atas era pra-industri (data 2025) telah mengubah “mesin cuaca” Bumi dengan cara berikut:

  1. Atmosfer lebih hangat = lebih banyak uap air
    Setiap 1°C kenaikan suhu → kapasitas udara menampung uap air naik ~7%.
    Hasil: hujan ekstrem lebih deras (banjir bandang), siklon tropis lebih basah & kuat.
  2. Perbedaan suhu kutub–equator mengecil → jet stream lebih bergelombang
    Gelombang Rossby yang lambat → cuaca ekstrem bertahan lebih lama (gelombang panas berkepanjangan, kekeringan lama).
  3. Energi termal laut lebih tinggi
    Osean yang lebih hangat → badai tropis lebih cepat menguat (rapid intensification), lebih banyak badai kategori 4–5.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *