Close

Alam Semesta Usia yang Diperkirakan 13,8 Miliar Tahun

Alam Semesta Usia yang Diperkirakan 13,8 Miliar Tahun
  • PublishedDesember 26, 2025

proclinicperditadipeso-Alam semesta kita merupakan ciptaan yang luar biasa luas dan misterius. Menurut konsensus ilmiah terkini,pengamatan teleskop canggih seperti Planck milik Badan Antariksa Eropa (ESA) dan data dari Cosmic Microwave Background (CMB),

Asal Mula Alam Semesta: Teori Big Bang

Misterius
Teori Big Bang adalah fondasi utama pemahaman kita tentang awal alam semesta. Teori ini menyatakan bahwa alam semesta bermula dari sebuah titik singular yang sangat panas dan padat sekitar 13,8 miliar tahun lalu.Pada saat itu, semua materi, energi, ruang, dan waktu terkonsentrasi dalam satu titik. Kemudian, terjadi ledakan besar yang menyebabkan alam semesta mulai mengembang dengan cepat.

Ilustrasi di atas menunjukkan evolusi alam semesta dari Big Bang hingga ekspansi saat ini. Pada fase awal, alam semesta sangat panas (miliaran derajat Celsius),alam semesta mendingin cukup untuk membentuk atom hidrogen dan helium, dan cahaya pertama bisa bergerak bebas. Cahaya inilah yang kita deteksi sekarang sebagai CMB.

Bukti Utama: Cosmic Microwave Background (CMB)

Salah satu bukti terkuat usia alam semesta adalah CMB, radiasi latar belakang yang merata di seluruh langit.Radiasi ini ditemukan secara tak sengaja pada 1965 oleh Arno Penzias dan Robert Wilson, yang kemudian memenangkan Nobel Fisika. CMB adalah “gema” dari Big Bang, dengan suhu saat ini sekitar 2,7 Kelvin.

Peta CMB dari misi Planck menunjukkan fluktuasi kecil suhu yang menjadi benih pembentukan galaksi. Dengan menganalisis pola ini menggunakan model kosmologi Lambda-CDM (yang mencakup materi gelap dan energi gelap), ilmuwan menghitung usia alam semesta sekitar 13,8 miliar tahun dengan ketelitian tinggi (±0,02 miliar tahun).

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *