Bumi Berputar pada Porosnya Rotasi Bumi dan Dampaknya
proclinicperditadipeso-Bumi kita tidak diam begitu saja di angkasa. Planet ini terus berputar pada poros imajiner yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan,menyebabkan pergantian siang dan malam, serta berbagai fenomena alam lainnya.Tanpa rotasi ini, kehidupan di Bumi akan sangat berbeda: satu sisi planet akan terus panas terbakar oleh Matahari,sementara sisi lain membeku dalam kegelapan abadi.
Pengertian Rotasi Bumi
Rotasi Bumi adalah gerakan putar planet pada sumbunya sendiri. Poros rotasi ini miring sekitar 23,5° terhadap bidang orbit mengelilingi Matahari (ekliptika).
Satu putaran penuh memakan waktu sekitar 23 jam 56 menit 4 detik (hari sideris), tetapi karena Bumi juga mengorbit Matahari, hari matahari rata-rata menjadi 24 jam tepat.

Ilustrasi ini menunjukkan Bumi berputar pada porosnya yang miring, serta hubungannya dengan orbit mengelilingi Matahari.
Kecepatan rotasi Bumi di permukaan bervariasi: Di khatulistiwa, kecepatan linear mencapai sekitar 1.670 km/jam, sementara mendekati kutub semakin lambat hingga nol. Dari luar angkasa, rotasi ini terlihat jelas melalui pergerakan awan dan perubahan siang-malam.

Foto dari luar angkasa ini menggambarkan Bumi yang sedang berotasi, dengan pergerakan awan dan bayangan malam yang jelas terlihat.
Penyebab Utama: Siang dan Malam
Dampak paling langsung dari rotasi Bumi adalah pergantian siang dan malam. Saat suatu wilayah menghadap Matahari, ia menerima cahaya dan panas (siang), sementara sisi berlawanan berada dalam kegelapan (malam). Rotasi dari barat ke timur membuat Matahari tampak terbit di timur dan terbenam di barat.