Burung Tidak Buang Air Kecil Fakta Unik Sistem Ekskresi
proclinicperditadipeso-sering membuat orang terkejut. Berbeda dengan mamalia seperti manusia yang mengeluarkan urine cair melalui kandung kemih Burung tidak memiliki kandung kemih dan tidak mengeluarkan cairan urine terpisah.
istem Ekskresi pada Burung: Mengapa Tidak Ada Urine Cair?
Burung termasuk kelompok uricotelic—hewan yang mengeluarkan limbah nitrogen utama dalam bentuk asam urat. Proses ini berbeda dari mamalia (ureotelic, mengeluarkan urea) atau ikan/amfibi (ammonotelic, mengeluarkan amonia).
Asam urat tidak larut dalam air, sehingga membentuk kristal atau pasta putih yang diekskresikan dengan sedikit air—menghemat hingga 90% air dibandingkan jika diekskresikan sebagai urea cair.
Kotoran burung terdiri dari tiga komponen yang keluar melalui satu lubang: cloaca (vent). Cloaca adalah muara bersama untuk sistem pencernaan, reproduksi, dan ekskresi
Struktur Anatomi yang Mendukung
burung memiliki dua tipe nefron: tipe mamalia (dengan loop) dan tipe reptil (tanpa loop). Hanya sekitar 10–30% nefron burung yang memiliki loop
Burung tidak memiliki kandung kemih (kecuali beberapa spesies primitif seperti burung unta yang memiliki sisa kandung kemih kecil).
Cloaca terbagi menjadi tiga bagian: coprodeum (menerima feses), urodeum (menerima asam urat), dan proctodeum (muara keluar).
Alasan Evolusi: Adaptasi untuk Terbang dan Hemat Air
Adaptasi ini muncul dari leluhur reptil burung (Archosauria). Reptil darat juga uricotelic untuk menghemat air di lingkungan kering.
Burung kecil seperti burung kolibri kehilangan hingga 50% berat tubuhnya per hari karena evaporasi, jadi hemat air krusial