Lingkungan Tempat Merawat Ruang Hidup agar Layak
proclinicperditadipeso-Lingkungan tempat adalah ruang fisik di mana kita menjalani hari-hari
rumah, gang, kampung, sekolah, kantor, taman kota, terminal, pasar, sampai jalan raya.
empat yang bersih, tertata, aman, dan nyaman membuat kita merasa tenang, sehat, dan bangga.
tempat yang kumuh, banjir setiap hujan, macet setiap hari, dan penuh sampah membuat kita stres tanpa sadar.
Potret Lingkungan Tempat di Indonesia Tahun 2025
Fasilitas Umum yang Tidak Ramah
- Trotoar rusak atau dikuasai PKL dan motor.
- Angkot dan terminal masih banyak yang tidak nyaman bagi perempuan, lansia, dan difabel.
Sampah Menumpuk di Mana-mana
- Indonesia menghasilkan 68 juta ton sampah per tahun; 40 % masih berakhir di sungai dan laut.
- Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di banyak kota sudah overload (contoh: TPA Jatibarang Semarang, TPA Piyungan Yogyakarta).
Ruang Terbuka Hijau yang Hilang
-
- Jakarta hanya punya 9,8 % RTH dari luas wilayah (harusnya minimal 30 %).
- Banyak taman kota berubah jadi mal atau parkiran.
Banjir dan Macet yang Semakin Parah
- Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan rutin banjir tiap musim hujan.
- Kerugian akibat macet di Jabodetabek saja mencapai Rp 100 triliun per tahun (data BPTJ 2025).
Permukiman Padat dan Kumuh
- Masih ada 38.000 hektare kawasan kumuh di perkotaan (data KemenPUPR 2025).
- 11 juta penduduk Indonesia tinggal di bantaran sungai rawan banjir dan longsor.
Dampak Lingkungan Tempat yang Buruk
- Penyakit mudah menyebar (DBD, leptospirosis, ISPA).
- Waktu terbuang di jalan, produktivitas turun.
- Stres kronis karena kebisingan, polusi visual, dan rasa tidak aman.
- Anak-anak kehilangan tempat bermain yang layak.
BACA JUGA : LINGKUNGAN ALAM
BACA JUGA : LINGKUNGAN SOSIAL
NARASA SUMBER : Prof.Dr. Jarot, S.E,M,Pd.
EDITOR : Prof.Dr. Rayen, S.E,M,Pd.
PENERBIT : Prof.Dr. Surya , S.E,M,Pd.